Lima Hal Perlu Disegerakan Pengerjaannya Menurut Rasulullah

Lima Hal Perlu Disegerakan Pengerjaannya Menurut Rasulullah

Rumahku-surgaku.org, Tangerang – Ada lima hal yang tidak boleh ditunda-tunda bahkan harus disegerakan menurut Nabi Muhammad SAW. Apa saja yang termasuk ke dalam lima hal tersebut?

Rasulullah Muhammad SAW bersabda :

العجلة من الشيطان إلا في خمسة فإنها من سنة رسول الله صلى الله عليه وسلم: إطعام الطعام، وتجهيز الميت، وتزويج البكر، وقضاء الدين، والتوبة من الذنب

“Tergesa-gesa bagian dari kelakuan syaitan kecuali dalam lima hal, pertama memberi makan tamu, kedua mengubur jenazah, ketiga menikahkan anak perawan keempat membayar hutang dan kelima bertaubat dari segala dosa.” (HR. Hatim)

1. Memberi makan tamu.

Salah satu cara menghormati tamu adalah dengan memberikannya hidangan yang layak dan baik. Rasulullah Muhammad SAW memperjelas lagi dalam hadits lainnya.

إِنَّ خَيْرَكُمْ مَنْ أَطْعَمَ الطَّعَامَ.

“Sesungguhnya orang terbaik diantara kalian adalah orang yang memberi makan”

2. Mengurusi jenazah.

Sesungguhnya mengurusi jenazah merupakan sunnah Rasulullah SAW sebagaimana disampaikan dalam hadits beliau :

عن أبى هريرة رضي الله عنه عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه و سلم  قَالَ: أَسْرِعُوْا بِالْجَنَازَةِ فَإِنْ تَكُ صَالِحَةً فَخَيْرٌ تُقَدِّمُوْنَهَا إِلَيْهِ وَ إِنْ يَكُ سِوَى ذَلِكَ فَشَرٌّ تَضَعُوْنَهُ عَنْ رِقَابِكُم

Dari Abu Hurairah RA dari Nabi SAW bersabda, “Bersegeralah di dalam (mengurus) jenazah. Jika ia orang shalih maka kebaikanlah yang kalian persembahkan kepadanya, tetapi jika ia tidak seperti itu maka keburukanlah yang kalian letakkan dari atas pundak-pundak kalian”.

3.Menikahkan anak perawan.

Adapun urusan perawan, maka tidak ada hal yang lebih baik kecuali menikahkannya dengan segera. Apalagi dengan melihat kondisi saat ini dimana maksiat dan fitnah meraja lela. Rasulullah sendiri pernah bersabda:

مَنْ زَوَّجَ بِنْتًا تَوَجَّهَ الله يَوْمَ القِيَامَة تاَجَ الْمُلوُكِ

“Barangsiapa yang menikahkan anak perempuannya maka, pada hari kiamat akan menghadap kepada Allah dengan (memakai) mahkota”

4.Membayar hutang.

Rasulullah SAW pernah bersabda sebagaimana diriwayatkan Dari Abu Hurairah,

إنَّ خِيَارَكُمْ أَحْسَنُكُمْ قَضَاءً

“Sesungguhnya yang paling di antara kalian adalah yang paling baik dalam membayar hutang.”

Orang yang mati membawa hutang maka dia (nasibnya) akan digantung oleh Allah SWT. Naudzubillah.

5.Bertaubat atas segala dosa.

Sesungguhnya orang yang berdosa hendaklah segera memohon ampun kepada Allah SWT. Jangan sampai manusia meninggal dan dia belum sempat bertaubat atas segala salah dosanya kepada Allah SWT.

Do’a Rasulullah Muhammad SAW :

رَبِ اغْفِرْلِى وَتُبْ عَليَّ إِنَكَ أَنْتَ التَوَابُ الغَفُوْرُ

“Tuhan, Ampunilah aku dan terimalah taubatku sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Pengampun”

Jika Rasulullah SAW yang sudah jelas dijamin sebagai manusia ma’shum tanpa dosa masih mementingkan taubat apalagi selaku umatnya yang berbelepotan dosa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *